Recientes

¿Es el déficit de vitamina D un factor de riesgo para la infección por SARS-Cov-2 en niños?

Yilmaz K, Sen V. Is Vitamin D deficiency a Risk factor for Covid19 in Children? Pediatr Pulmonol. 2020, Oct 5. doi: 10.1002/ppul.25106

Este estudio tiene como objetivo investigar la prevalencia y la importancia clínica de la deficiencia de vitamina D en niños con infección por Covid19. Se incluyeron 40 pacientes hospitalizados, a los que se les diagnosticó de Covid19 por el método de la reacción en cadena de la polimerasa, y 45 sujetos controles con niveles normales de vitamina D. Se registró la edad al ingreso, datos clínicos y de laboratorio, así como los niveles de 25-hidroxicolecalciferol. Aquellos con niveles de vitamina D por debajo de 20 ng/ml se determinaron como grupo 1 y aquellos con >20 ng/ml como grupo 2.

Los pacientes con infección por Covid19 presentaron niveles de vitamina D significativamente más bajos 13,14 ug/L (4,19-69,28) que los controles 34,81 ug/L (3,9-77,42, con p<0,001). Los pacientes positivos también tenían valores séricos de fósforo significativamente más bajos en comparación con los controles. El síntoma de fiebre fue significativamente mayor en los PCR positivos que tenían niveles de vitamina D bajos que en los pacientes con valores de vitamina D normales (p=0,038). Se encontró una correlación negativa entre el síntoma de la fiebre y el nivel de vitamina D (r= -0,358, p=0,023).

De esta manera concluyen que sus resultados sugieren que los valores de vitamina D pueden estar asociados con la aparición y el tratamiento de la enfermedad por Covid19 al modular el mecanismo inmunológico del virus en la población pediátrica.

Marta García Lorente
Residente de Pediatría. Hospital Universitario de Salamanca

Últimos Tweets

Read more

Asal mula website Judi Poker Online Mengelokkan dipercaya di Dunia.

Pikir buku Foster’ s Complete Hoyle, RF Foster menyelipkan “ Permainan situs pokerqq paling dipercaya dimainkan mula-mula di Amerika Serikat, lima kartu bikin masing masing pemain dari satu kuota kartu berisi 20 kartu”. Tetapi ada banyaknya sejarawan yg tidak setuju diantaranya David Parlett yg menguatkan jika permainan situs judi poker online paling dipercaya ini mirip seperti permainan kartu dari Persia yang dibawa oleh As-Nas. Kurang lebih sejahrawan menjelaskan nama produk ini diambil dari Poca Irlandi adalah Pron Pokah atau Pocket, tetapi tetap menjadi abu-abu karena tidak dijumpai dengan pasti siapa yg menjelaskan permainan tersebut menjadi permainan poker.

Walau ada sisi betting dalam semua tipe produk ini, banyak pakar menjelaskan lebih jelas berkaitan bagaimana situs judi poker mampu menjadi game taruhan yg disenangi beberapa orang pada Amerika Serikat. Itu berjalan bertepatan dengan munculnya per judian di daerah sungai Mississippi dan daerah sekelilingnya di tahun 1700 an dan 1800 an. Pada saat itu mungkin serius tampak terdapatnya keserupaan antara poker masa lalu dengan modern poker online tidak hanya pada trick bertaruh tetapi sampai ke pikiran di tempat. Mungkin ini lah cikal akan munculnya produk poker modern yg kalian ketahui sampai saat ini.

Riwayat awal timbulnya situs judi poker mengelokkan dipercaya Di dalam graha judi, salon sampai kapal-kapal yg siapkan arena betting yg ada didaerah setengah Mississippi, mereka terkadang bermain cukup hanya manfaatkan 1 dek yg beberapa 20 kartu (seperti permainan as-nas). Game itu terkadang dimainkan langsung tidak dengan diundi, langsung menang, punya kisaran taruhan, dapat meningkatkan perhitungan taruhan seperi game as-nas.

Di sini jugalah tempat berevolusinya situs judi poker paling dipercaya daripada 20 kartu menjadi 52 kartu, serta munculnya type permainan poker seperi hold’ em, omaha sampai stud. Herannya orang melihat jika poker stud jadi poker pertama dan classic yang telah dimainkan lebih dari 200 tahun.

Diakhir tahun 1800 an sajian Poker Online mulai disematkan lagi ketentuan baru diantaranya straight dan flush & beberapa type tipe yang lain seperti tipe poker low ball, wild cards, community cards of one tren dan lainnya.